makalah Agent Penyakit – agent fisik

KATA PENGANTAR

Allahu Akbar, puji syukur dihaturkan kehadirat Allah SWT yang tidak henti – hentinya mencurahkan rahmat, taufik, hidayah, dan inayahnya atas keberhasilan penulis menyelesaikan makalah ini. Selama penyusunan makalah ini, penulis telah banyak menerima bantuan, dan sambungan pemikiran dari berbagai.

Astagfirullahhal’adzim permohonan ampun atas segala khilaf dan salah diiringkan atas selesainya penulisan makalah ini, namun sekiranya terdapat hal – hal yang terasa janggal, maka segala saran, kritik dan konstruktif dan pertimbangan akan diterima sebagai bahan agar niscaya dan upaya rekayasa kearah kesempurnaannya.

Penulis berharap semoga makalah ini bermakna dan berarti bagi pembaca yang budiman pada umumnya dan penulis pada khususnya.

DAFTAR ISI

Kata Pengantar  ………………………………………………………          i

Daftar Isi  ……………………………………………………………           ii

Bab I “Pendahuluan”

  1. Latar Belakang  ………………………………………….           1
  2. Rumusan Masalah  ………………………………………           1
  3. Tujuan  …………………………………………………..           1

Bab II “Pembahasan”

  1. Agent Fisik  ……………………………………………..           2
  • Trauma   ……………………………………………………           2
  • Radiasi  …………..……………………………………           3
  • Kebisingan  ……………………………………………            4
  • Factor Alam yang Mempengaruhi Suhu  ……………..            5

Bab III “Penutup”

  1. Kesimpulan  …………………………………………….            7
  2. Saran  ……………………………………………………           7

Daftar Pustaka  ………………………………………………………           8

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. A.    Latar Belakang Masalah

Manusia dalam lingkup sosial memilki banyak masalah-masalah dalam hal kesehatan baik dalam Biologis, kimia, fisik, perilaku, social budaya, dan lain sebagainy. Bermacam-macam kegiatan manusia yang tanpa di sadarinya dapat membahayakan hidup mereka Sehingga masyarakat sangat rentan terkena penyakit yang menyebabkan sakit,dan itu semua di sebabkan karena tidak adanya kesadaran dari manusia itu sendiri, karena mereka tidak begitu mempedulikan kesehatan mereka yang bisa mengakibatkan fatal dengan alasan penyakit yang akan di timbulakan baru akan muncul  dalam jangka waktu yang lama.

Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang penyakit dan Agent penyakitnya. Karena banyak masyarakat yang pengetahuannya tentang kesehatan masih kurang dan juga pendidikannya terbatas.

  1. B.     Rumusan Masalah

1)      Apa yang dimaksud dengan Agent Fisik?

2)      bagaimana penjelasan tentang Agent Fisik?

  1. C.    Tujuan
  • Mahasiswa mengerti dan memahami tentang teori-teori Agent.
  • Mahasiswa dapat mengaplikasikan Agent Fisiki terhadap dirinya sebagai subyek pendidikan.

BAB II

PEMBAHASAN

 

  • AGENT FISIK

Agent fisik adalah agent penyakit yang dapat menyebabkan cedera atau penyakit karena pengaruh seperti contohnya antara lain : trauma, radiasi , kebisingan, dan suhu. Berikut ini akan dibahas contoh-contoh dari agent fisik.

  1. 1.      Trauma

Istilah “trauma” diambil dari kata Greek untuk menunjukkan “luka”. Secara sederhana trauma bermakna luka atau kekagetan (shock). Dalam artian psikologis trauma mengacu pada pengalaman-pengalaman emosional yang mengejutkan, menyakitkan dan membawa dampak serius tidak jarang untuk jangka waktu yang lama.

Secara garis besar ada beberapa macam trauma, yakni :

  1. a.      Trauma ginjal

Trauma ginjal sering menyebabkan luka pada ginjal, misalnya karena kecelakaan kendaraan bermotor, terjatuh atau trauma pada saat berolahraga.

Kerusakan yang terjadi bervariasi. Cedera ringan menyebabkan hematuria yang hanya dapat diketahui dengan pemeriksaan mikroskopis. Sedangkan cedera berat bias menyebabkan hematuria yang tampak sebagai air kemih yang berwarna kemerahan. Biasanya, jika terdiagnosis dan diobati secara tepat dan cepat, maka sebagian besar trauma ginjal memiliki prognosis (perjalanan penyakit) yang baik

  1. b.      Trauma Lahir

Trauma lahir adalah trauma png diteri pada proses kelahiran. Trauma dapat terjadi sebagai akibat keterampilan atau medic yang tidak pantas atau yang tidak mengadai sama sekali, atau dapat terjadi meskipun telah mendapat perawatan kebidanan yang terampil dan kompoten serta sama sekali tidak ada kaitannya dengantindakan atau sikap orang tua yang acuh tak acuh.

  1. c.       Trauma mata

Trauma mata adalah tindakan sengaja maupun tidak sengaja yang menimbulkan luka pada mata. Trauma mata kasus gawat darurat mata. Dan dapat juga sebagai kasus polisi. Luka yang ditimbulkan dapat ringan sampai berrat  atau menimbulkan kebutaan bahkan kehilangan mata. Alat rumah tangga sering menimbulkan luka atau trauma mata.

  1. 2.      Radiasi

Radiasi adalah pemancaran dan perambatan gelombang yang membawa tenaga melalui ruang atau antara, missal pemacaran dan perambatan gelombang, elektromagnetik, gelombang bunyi, gelombang lenting, penyiaran. Dengan demikian dapat dikatan bahwa radiasi bukan hanya radisi nuklir, tetai juga radiasi lain seperti gelombang radio, pancaran sinar, dan lain-lain. Banyak orng beranggapan bahwa radiasi hanya terkait dengan reactor nuklir atau bom nuklir yang tidak banyak di ketahui sesungguhnya adalah bahwa ala mini juga  merupakan pemancar radiasi.

Radiasi yang dipancarkan alam dapat di kelompokan menjadi tiga jenis yaitu radiasi kosmik, radiasi terrestrial dan radiasi internal. Radiasi kosmik berasal dari sumber radiasi yang berada pada benda langit  dalam tata surya dalam bentuk partikel berenergi tinggi (sinar kosmik) dan sumber radiasi yang  berasal dari unsure radioaktif di dalam kerak bumi yang terbentyuk sejak terjadinya bumi.

  1. a.      Radiasi Ultra violet

Sinar matahari merupakan sumber energi bagi seluruh kehidupan didunia., namun sinar matahari dengan spektrumantara 400-200 nm berbahaya bagi kulit manusia. Sinar ini kita kenal dengn nama sinar ultra violet (UV), sinar UV C yang sangat berbahaya tidak mencapai permukaan bumi karena terserap oleh molekul-molekul gas di atmosfer. Sedangkan sinar UV dengan spectrum yang lebih panjang, yaitu UV A dan UV B, dapat menembus atmosfir dan mencapai permukaan bumi tertutup awan. Oleh sebab itu kita akan tetap terekspos sinar UV meskipun cuaca berawan atau mendung.

  1. b.      Radiasi dari tindakan medis

Radiasi dari tindakan medis merupakan radiasi yang berasal dari sumber buata manusia, jadi sesungguhnya bukan merupakan radiasi dari alam. Dalam bidang kedokteran radiasi digunakan sebagai alat pemeriksaan(diagnosis) maupun penyembuhan(terapi). Pesawat sinar X atau Reontgen merupakan alat diagnosis yang paling banyak dikenal dan dosis radiasi yang diterima dari yang Reontgen merupakan dosis tunggal(sekaligus) terbesar yang diterima dari radiasi buatan manusia.

Dalam sekali penyinaran sinar X kedada, seseorang dapat menerima dosis radiasi total sejumlah 35-90 hari jumlah radiasi yang di terima dari alam. Penyinaran sinar X untuk pemeriksaan gigi memberikan dosis total kira-kira 3 hari jumlah radiasi yang di terima dari alam.

  1. c.       Radiasi reactor nuklir

Banyak orang beranggapa bahwa tinggal disekitar pembangkit listrik tenaga tenaga nuklir akan menyebabkan terkena radiasi yang tinggi. Meskipun di dalam reactor terdapat banyak sekali unsure radioaktif, tetapi system keselamatan reactor membuat jumlah lepasan radiasi ke lingkungan sangat kecil. Dalam kondisi normal, seseorang yang tinggal di radius 1-6 km dari reactor menerima radiasi tambahan tak lebih dari 0,005 milisievert per tahun. Nilai ini jauh lebih kecil daripada yang di terima dari alam (kira-kira 2 milisiever per tahun).

  1. 3.      Kebisingan

Bunyi adalah sesuatu yang tidak dapat kita hindari dalam kehidupan sehari-hari. Namun sering bunyi-bunyi tersebut merupakan bagian dari kerja kita tetapi tidak kita inginkan. Kebisingan mempengaruhi kesehatan, dari hasil penelitian diperoleh bukti bahwa intensitas bunyi yang dikategorikan bising dan mempengaruhi kesehatan (pendengaran) adalah diatas 60 Hz.

  1. 4.      Factor alam yang mempengarui suhu

faktor-faktor alam yang merupakan salah satu yang mempengaruhi timbulnya suatu penyakit, faktor alam termasuk dalam karakteristik agen fisik, diantaranya adalah sebagai berikut

  1. a.      Litosfir atau lingkungan padat, termasuk kerak bumi sampai kepusat bumi, diperlukan manusia untuk berbagai kegiatan seperti bermukim, bercocok tanam, mendirikan pabrik, memanfaatkan mineral yang ada di dalam formasinya, dan membuang kembali limbh padat. Dengan demikian, terjadi pula interaksi manusia dengannya dan didapat pula penyakit bawaan lingkungan padat, akibat segala aktivitas manusia.
  2. b.      Geografi adalah posisi pada kerak bumi, sehingga termasuk pula karakteristik yang ada pada tempat tadi seperti iklim, farmasi geologis, keberadaan air, topografi, kesuburan tanah, dan lain-lain.
  3. c.       Iklim berpengaruh terhadap agen hidup di lingkungan dalam pelaksanaannya siklus reproduksi. Misalnya mikrooganisme mempunyai syarat bagi kehidupan yang  optimum, baik temperature, kelembaban, zat hara, dll.

Iklim juga berpengaruh terhadap media transmisi penyakit misalnya faktor akan berkembangbiak dengan optimum apabila suhu, kelembaban, zat hara semua terserah dalam jumlah yang optimum untuk kehidupannya. Pada keadaan optimum, nyamuk cepat sekali berubah dari fase telur hingga fase dewasa, misalnya 7 hari atau kurang. Sedangkan apabila lingkungan tidak mengizinkan, maka siklus ini akan berlangsung sangat lama. Demikian pula halnya dengan lalat, tungau, dan pinjal.

Saat ini iklim juga

  1. d.      Altitude adalah posisi ketinggian diatas permukaan air laut. Semakin tinggi altitude, semakin berkurang zat yodium. Sehingga penyakit kekurangan yodium sering terdapat pada penduduk dataran tinggi. Altitude juga ada hubungannya dengan densitas udara. Semakin tinggi, semakin rendah dentisitas.

BAB III

PENUTUP

  1. A.    Kesimpulan

Agent fisik adalah agent penyakit yang dapat menyebabkan cedera atau penyakit karena pengaruh seperti contohnya antara lain trauma yaitu trauma ginjal, trauma lahir, dan trauma mata, Radiasi adalah pemancaran dan perambatan gelombang yang membawa tenaga melalui ruang atau antara, missal pemacaran dan perambatan gelombang, elektromagnetik, gelombang bunyi, gelombang lenting, penyiaran, dan lain sebagainya.

  1. B.     SARAN

SaranSemoga penulisan makalah ini dapat memberi manfaat bagi para pembaca, serta pembaca dapat memahami pengaruh olahraga terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Dan dapat dimanfaatkan dalam aplikasi kehidupan sehari – hari.

2 thoughts on “makalah Agent Penyakit – agent fisik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s