Dimulai dari NOL “lagi”

LELAH, itu kata yang tepat untuk memulai semuanya dari awal. Memulai aktivitas baru, yaitu menjadi seorang abdi negara dengan status sebagai Tenaga Sukarela…

Sekarang aku menjadi tenaga sukarela di salah satu Rumah Sakit di tanah kelahiran ku. menjadi tenaga abdi merupakan status yang berada di tingkat paling bawah dalam strata kepegawaian tapi itu tidak jadi masalah buatku. Aku bekerja atas dasar ingin menyalurkan ilmu yang yang sudah aku dapatkan selama ini dibangku kuliah…

Hari-hari aku lewati dengan penuh ikhlas, bekerja tanpa pamrih dengan maksud ingin mendapatkan ilmu lebih banyak lagi. Minggu pertama cukup berat karena dalam posisi penyesuaian dengan lingkungan baru tapi alhamdulillah bisa dilewati dengan proses yang cukup panjang. Sekarang aku ditempatkan sebagai Staf PPK (Pejabat Pengambil Kebijakan). Setiap hari terasa begitu sibuk dengan pekerjaan sebagai staf di bagian PPK…

semoga semua ada hikmahnyašŸ™‚

H.A.T.I

“Apa kabar Hati ? sudahkah engkau tunduk saat ini ?”
jawabannya pasti “aku selalu baik dengan kesendirianku saat ini”

pertanyaan itu adalah pertanyaan konyol yang selalu aku lontarkan pada diriku sendiri, kadang aku selalu berdebat dengan diriku sendiri bahwa Hati juga butuh seseorang untuk berbagi tapi dilain sisi Hati merasa berat menerima seseorang karena ingin memenuhi janji yang pernah diucapkan oleh Hati…

apakah Hati terlalu egois untuk tidak ingin membuka diri bagi seseorang ? atau Hati terlalu sabar untuk memenuhi janji dengan harapan yang tidak jelas ?

Kesunyian dalam penantian…

pengen rasanya teriak ditengah kesunyian malam,,,
membuat orang-orang yang ada disekitarku menyadari keberadaanku,,,
semuanya menjadi begitu sulit,,,
aku merasa seperti orang bodoh yang terus mengomel pada diriku sendiri dengan apa yang aku lakukan sekarang,,,
saat ini aku terlalu takut untuk berlari cepat, karena aku takut terjatuh ketika berhadapan dengan rintangan yang ada didepan ku,,,
aku hanya bisa berjalan lebih lambat dari biasanya agar aku bisa mempersiapkan diri untuk berhadapan dengan rintangan yang ada didepan mata,,,
semua kegundahan hati ingin terungkap tapi lagi-lagi aku hanya bisa bicara dengan diriku sendiri,,,
begitu banyak yang ingin aku ungkapkan tapi begitu banyak pula ketakutan yang terus menghampiriku,,,
aku hanya bisa diam dan terus diam tanpa sebuah kataĀ menanti seseorang yang bisa membuat aku bercerita tanpa ada ketakutan dan membuat aku nyaman berada didekatnya…
Ketika hari itu tiba, aku hanya berharap semoga DIA tidak pernah hilang dari pandanganku sehingga membuat aku nyaman berada terus didekatnyašŸ™‚

proposal oh proposal

otak semakin kehilangan kesadaran,,,
semakin pura-pura lupa kalau batas waktu ujian proposal -22 hari…
rasa ingin menyerah sering terlintas dibenak tapi untuk sekian kalinya foto ortu yang jadi backround laptop sering menghiburku untuk tetap semangat menyusun proposal walaupun dalam kesulitan…
hanya rasa itu yang bisa membuat saya bisa bertahan hingga saat ini…
pikiran semakin kacau, niatnya mencari suasana baru untuk bisa susun proposal hanya berakhir dengan menjelajahi dumay… *kebiasaan buruk

HARAPAN MALAM INI : untuk tahun ini saja kalau bisa bulan novemberNya di SKIP biar kegalauan hati bisa segera berakhir…šŸ˜¦

keluhan kecil dimalam lebaran

Udah jam stengah 1 pagi tapi mata masih belum ngantuk, g’ nyangka tahun ini saya lebaran Idul Adha di tempat perantauan (Gorontalo)…
tempatnya memang g’ asing lagi tapi suasanaNya yang kalau di ingat2 rasanya mata g’ mau berhenti menangisšŸ˜„
selama 3 tahun tinggal di gorontalo demi menuntut ilmu, baru kali ini saya lebaran sendirian di kos2an, serasa jadi anak terlantar…
biasanya kalau dirumah skarang lagi makan enak, tinggal pilih mau makan yang mana tapi untuk sekarang cukup menahan saja dulu i.allah besok diajakin ibu kos makan dirumahnya mumpung cuma saya sendiri yang lebaran dikos jadi siapa tau dikasih makan gratis besokšŸ™‚

##tahun terakhir lebaran di Gorontalo, amin…. Ā :)